Selasa, 23 Mei 2017

HUKUM MEMASANG FOTO PROFIL DI MEDSOS BAGI WANITA(YANG MEMBUKA AURAT)

Memasang foto profil yang membuka aurat berarti memerkan kemaksiatan. Membuka aurat adalah perbuatan dosa/maksiat, dan menjadikannya sebagai foto profil berarti memerkan dosa/kemaksiatan tersebut. Cukuplah Hadist ini menjadi cambuk dan nasehat bagi kita, orang yang memerkan perbuatan dosa diancam tidak diampuni dosanya. Na’udzubillah.

Subhanallah lhoo bagi Wanita yang menjaga Kesucian dirinya dengan menundukan Pandangannya dan menjaga kemaluannya (Auratnya). Terbukti Rasulullah SAW pernah mengingatkan dalam sabdanya,

"Pandangan mata adalah panah beracun dari panah iblis. Barang siapa yang dapat menghindarinya karena Allah, maka Allah akan mewariskan kepadanya Iman yang terasa Manis dalam Hatinya." (HR. Ath-Thabrani)

Dan Ibnu Qayyim pernah berkata , "Pandangan mata adalah sinyal Syahwat, dan menghindarinya berarti menjaga kemaluan langsung dari sumbernya."

Dalam masalah memasang foto facebook yang membuka aurat, minimal terdapat 3 maksiat atau dosa yang dilakukan, yaitu membuka aurat itu sendiri, membuat orang berdosa, dan memamerkan perbuatan dosa.

1. Dosa membuka aurat

Sudah diketahui bersama bahwa foto facebook yang kita pasang sebagai foto profil bisa diakses atau dilihat oleh siapapun, baik laki-laki maupun perempuan, mahram atau bukan mahram, kenal atau tidak kenal, setiap orang punya kesempatan melihat aurat pada foto profil tersebut. Maka ini jelas merupakan dosa besar, yaitu dosa membuka aurat. Menutup aurat didalam islam sudah sangat jelas hukumnya, yang membuka aurat jelas haram dan merupakan perbuatan dosa.

Perintah menutup aurat secara tegas terdapat didalam Al-Quran, lihat QS. Al-Ahzab: 59 dan
QS. An-Nur: 31.

Ancaman untuk yang membuka aurat juga sangat tegas dan jelas, coba kita lihat Hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
“ada 2 golongan dari ahli neraka yang belum pernah saya lihat keduanya, yaitu (1) kaum yang membawa cambuk seperti seekor sapi yang mereka pakai buat memukul orang (penguasa yang kejam), (2) perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, yang cenderung kepada perbuatan maksiat dan mencendrungkan orang lain kepada perbuatan maksiat, rambutnya seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga, bahkan mereka tidak akan mencium baunya surga.
Padahal bau syurga itu tercium sejauh perjalanan sekian-sekian”.

Na’udzubillah, orang yang membuka aurat
diancam tidak akan masuk surga, bahkan
mencium baunya surga saja tidak.
Islam mempunyai ketentuan dalam menutup
aurat, menutup aurat bukan berarti membalut
tubuh yang masih memperlihat lekuk-lekuk
tubuh. Menutup aurat juga bukan berarti
membungkus tubuh yang masih memperlihat
bayang-bayang tubuh.

2. Dosa karena membuat/mengundang orang
berbuat berdosa

Setiap lawan jenis yang melihat auratnya dengan sengaja, maka yang melihat akan berdosa. Yang memperlihatkan auratnya (memasang foto profil) akan menanggung 2 kali lipat, yaitu dosa membuka aurat dan dosa membuat/mengundang orang berdosa/bermaksiat.
Setiap lawan jenis yang melihat foto profil (yang membuka aurat), maka pemilik foto profil akan selalu menanggung dosa. Na’udzubillah, ini merupakan permasalahan dan kerugian yang sangat besar bagi seorang muslim.

3. Dosa memamerkan dosa

Rasulullah Saw. Bersabda: “seluruh umatku akan diampuni dosa-dosanya, kecuali orang-orang yang terang-terangan (memamerkan dosanya) Diantara yang terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang yang pada waktu malam berbuat dosa, kemudian diwaktu malam ia menceritakan kepada manusia dosa yang dia lakukan semalam, padahal Allah telah menutupi aibnya. (HR. Bukhari-Muslim).

Bagi para wanita, masihkah mau memasang foto profil yang memamerkan auratnya di Jejaring Sosial?
Semoga Allah mengampuni dosa kita semua.
Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar